5 Poin Penting dalam Penyusunan Jurnal Keuangan

Posted by Ganas003 on 11.23 in ,

Pelaku usaha harus sangat cermat mengendalikan perputaran uang agar bisnis bisa terus berjalan. Penyusunan jurnal keuangan dalam sebuah bisnis akan sangat membantu. Dokumen ini bisa menjadi acuan bagi pelaku usaha untuk memantau keuntungan juga kerugian bisnis. Berikut akan dibahas 5 poin penting yang perlu diperhatikan dalam penyusunan laporan keuangan tersebut.

1.                Dipisahkan Uang Pribadi dan Bisnis

Prinsip penting dalam penyusunan jurnal finansial suatu bisnis adalah harus ada pemisahan uang pribadi dan uang untuk keperluan bisnis. Aset pribadi dan aset usaha Anda harus dibedakan. Jika pengelolaannya dicampur maka akan sulit untuk menentukan kerugian dan keuntungan dari usaha yang sedang berjalan.

Jika memang harus mengambil dana pribadi untuk kepentingan usaha maka harus ada keterangan yang jelas. Begitu juga sebaliknya saat Anda harus menggunakan uang usaha untuk keperluan pribadi. Meskipun usaha yang dijalankan masih berskala kecil namun prinsip ini tetap harus dijalankan.

2.                Selalu Ada Bukti Transaksi

Penyusunan laporan finansial ini harus selalu menyertakan bukti transaksi. Setiap jenis transaksi akan selalu dicatat secara rinci. Tidak hanya dicatat tujuan transaksi dan nominal uang yang terlibat.

Anda juga harus melampirkan bukti transaksi agar jurnal finansial lebih jelas, akurat, dan bisa dipertanggungjawabkan. Bukti ini bisa disusun secara rapi dalam buku jurnal yang Anda gunakan.

Penting sekali untuk selalu meminta kuitansi atau bukti lainnya setiap kali melakukan transaksi. Kelengkapan bukti ini akan sangat mempermudah Anda dalam melakukan evaluasi nantinya. Selain itu, jika ada nominal yang tidak sesuai bisa segera ditelusuri karena bukti transaksinya ada. Jadi saat ada kesalahan bisa langsung dicari tahu dimana letak salahnya dan diperbaiki.

3.                Pencatatan Selalu Up to Date

Pastikan untuk selalu melakukan perekaman transaksi secara up to date. Jangan menunda-nunda dalam membuat jurnal keuangan ini. Setiap kali selesai bertransaksi segera lakukan pencatatan. Ini akan sangat membantu Anda untuk meminimalkan risiko adanya kesalahan hitung.

Selain itu, pencatatan yang up to date juga akan meringankan kerja Anda dalam membuat laporan keuangan tersebut. Coba bayangkan jika Anda harus membuat laporan keuangan dari transaksi yang terjadi berhari-hari lalu. Tentu akan sulit untuk melakukannya dan bisa saja ada jenis transaksi yang tidak tercatat.

4.                Pemakaian Mata Uang

Apakah jenis mata uang yang digunakan dalam penyusunan jurnal finansial Anda? Hal ini juga penting untuk diperhatikan. Anda bisa saja tidak menggunakan pecahan mata uang rupiah melainkan mata uang lainnya dalam penyusunan laporan. Tak masalah asalkan jenis mata uang yang digunakan seragam dalam setiap penyusunan jurnal finansial tersebut.

5.                Kerapian Format

Demi mempermudah Anda melihat catatan keuangan dan melakukan evaluasi, maka format penyusunan jurnal juga penting untuk diperhatikan. Pastikan format yang dipakai cukup rapi dan jelas sehingga tidak akan membuat Anda bingung. Pisahkan kolom pemasukan dan pengeluaran dengan jelas sehingga lebih mudah melakukan perhitungan.

Kerapian format ini menjadi poin penting dalam proses penyusunan jurnal finansial. Jika disusun secara rapi, Anda juga akan lebih mudah menemukan kesalahan-kesalahan hitung di sana. Selain itu, Anda juga bisa lebih mudah menemukan jenis-jenis transaksi tertentu sebagai bahan evaluasi.

Itulah tadi 5 poin penting yang sebaiknya diperhatikan dalam proses penyusunan jurnal keuangan. Dokumen yang satu ini memiliki peran besar dalam berjalannya suatu bisnis. Kini Anda bisa mendapatkan kemudahan penyusunan laporan ini berkat adanya aplikasi Bukuwarung. Aplikasi ini akan membantu Anda menyusun laporan pembukuan yang rapi, tepat, dan sangat praktis.