Jalani Program Hamil Bayi Kembar, Terapkan Tips Ini!



Kehamilan kembar bisa terjadi karena satu sel telur yang dibuahi kemudian membagi diri menjadi dua atau lebih embrio. Saat ini, sudah cukup banyak orang tua yang berharap bisa memiliki bayi kembar. Tenang, Anda bisa melakukannya dengan mengikuti program hamil anak kembar. Untuk memaksimalkan hasilnya, yuk terapkan tips ini!

1. Konsumsi Suplemen Asam Folat
Salah satu tips yang bisa Anda terapkan guna memaksimalkan promil anak kembar adalah mengonsumsi suplemen asam folat. Konsumsi suplemen asam folat dalam jumlah yang cukup akan meningkatkan persentase keberhasilan hingga 40%. Apalagi bila si wanita memiliki riwayat kehamilan kembar di keluarganya. Persentasenya bisa lebih besar.

2. Menjaga Berat Badan
Tips lain yang harus Anda terapkan agar bisa hamil anak kembar adalah menjaga berat badan agar tetap ideal. Jangan terlalu kurus dan jangan terlalu gemuk juga. Postur tubuh yang seimbang antara berat dan tinggi akan meningkatkan peluang kehamilan anak kembar. Namun, menjaga berat badan ini harus disertai dengan olahraga dan pola hidup sehat juga.

Jadi, bukan hanya menjaga berat badan semata namun tidak mencoba berolahraga dan menjalani pola hidup sehat, ya! Tak hanya sebelum kehamilan saja. Selama masa kehamilan pun, Anda tetap harus menjaga berat badan, berolahraga dan menerapkan pola hidup sehat agar kehamilan Anda tidak bermasalah.

3. Mengonsumsi Makanan Olahan Susu
Cara lain yang harus Anda terapkan agar peluang hamil anak kembar makin besar adalah dengan mengonsumsi makanan olahan susu. Hal ini terbukti dari banyaknya penelitian yang mengungkapkan bahwa produk susu dan turunannya bisa membantu proses untuk mendapatkan bayi kembar. Jadi, tak ada salahnya memperbanyak konsumsi olahan susu, ya!

4. Menyusui Ketika Hamil
Menyusui ketika hamil ternyata juga memperbesar peluang kehamilan bayi kembar. Bahkan, kemungkinan untuk mendapatkan bayi kembar karena aktivitas menyusui ketika hamil ini mampu meningkatkan persentase kehamilan hingga sembilan kali lipat.

5. Menjalani Program Fertilisasi
Tips terakhir yang bisa Anda terapkan agar promil bayi kembar yang Anda jalani bisa berhasil adalah dengan menjalani program fertilisasi. Program fertilisasi ini sendiri adalah program yang menggunakan teknologi terkini untuk membantu pasangan mendapatkan bayi kembar.
Cara kerja dari program ini adalah dengan menanamkan embrio kembar pada organ reproduksi wanita. Dengan cara ini, Anda bahkan bisa mengatur berapa jumlah anak kembar yang ingin dimiliki dan kesempatan untuk berhasilnya pun sangat besar.

Nah, itulah beberapa tips yang bisa Anda terapkan bila ingin melakukan program hamil untuk bayi kembar. Tentunya menjadi hal yang menggembirakan bisa dapat dua buah hati sekaligus, kan? Anda bahkan bisa memberikan nama yang berkaitan sebagai bentuk kasih sayang. Namun, untuk mendapatkannya, tentu saja Anda juga harus berusaha lebih keras, ya!

Ternyata Ini Penyebab Umum Kesemutan.




Sumber foto: lippoinsurance.com

Kesemutan atau dalam istilah medisnya adalah parestesia, di mana kondisi bagian tubuh tertentu merasakan seperti kebas, mati rasa, atau merasa geli yang rasanya bisa seperti disetrum, ditusuk jarum atau jika diimajinasikan seperti sedang banyak semut yang mengerubungi kaki, tangan atau bagian lainnya. Namun, berdasarkan dari referensi HelloSehat, kesemutan juga ada yang bersifat sementara dan berkepanjangan.

Contoh yang telah disebutkan tadi adalah contoh kesemutan sementara. Dan ternyata kesemutan ini tidak boleh dianggap remeh. Bisa jadi karena terlalu dianggap enteng dan biasa, dan melakukannya secara berulang, bisa membuatmu tanpa sadar masuk kepada kesemutan berkelanjutan atau kronis.
Sebelum tahu asal muasal penyebab kesemutan, kita perlu mengetahui pengertiannya. Dilansir dari Alodokter, pengertian keduanya adalah sebagai berikut:

       Tidak selalu terjadi pada lengan atau kaki, kesemutan sementara ini terjadi ketika ada anggota badan mengalami tekanan dan terhambatnya peredaran darah dalam waktu yang cukup lama. Kamu bisa merasakan kesemutan di bagian kaki setelah lama duduk bersila atau menggunakan sepatu yang terlalu kecil. Kesemutan pada tangan juga bisa dirasakan. Contohnya ketika tidur pada posisi tangan sengaja ditindih kepala sebagai posisi nyaman dan tangan dijadikan sebagai ganti bantal untuk tidur di atas meja.

Berdasarkan sifatnya hanya sementara, kesemutan tersebut bisa berhenti sendiri. Kesemutan bisa berhenti sendiri karena kamu mencoba untuk membedakan area yang biasanya terkena kesemutan dari tekanan. Contohnya meluruskan kaki dan istirahat untuk sejenak sebelum menggerakan anggota tubuh secara normal kembali.

Selain itu, kesemutan bisa terjadi karena beberapa hal. Seperti penderita stres, gelisah, atau saat sedang dalam ruangan atau daerah yang bersuhu dingin.

       Sementara, kesemutan berkelanjutan atau kronis adalah kesemutan yang berkelanjutan dan biasanya berhubungan dengan kesehatan. Contohnya akibat memiliki riwayat penyakit diabetes, gagal ginjal, liver, stroke tumor otak, kanker, ketidakseimbangan hormon, dan lainnya.

Sementara itu, sumber lain dari HelloSehat menyebutkan bahwa kesemutan ini terdapat beberapa penyebab yang bervariasi. Di antaranya:

  1. Penyebab umum yang paling utama adalah saraf yang terjepit sehingga fungsinya terhambat. Tubuh manusia memiliki miliaran saraf yang berfungsi untuk jalur koneksi untuk respon dan impuls dari otak dan tulang belakang ke seluruh tubuh. Saat tangan atau kaki menerima banyak tekanan dalam waktu yang cukup lama, saraf yang menjalar di dalamnya secara spontan akan terjepit, aliran peredaran darah akan tersendat dan terhambat. Saraf itu akan menyebabkan otak kekurangan informasi mengenai sensasi dari fungsi indera peraba yang diharapkan datang dari kumpulan saraf sensoris. Selain itu, tekanan tersebut akan menghimpit pembuluh darah. Sehingga saraf itu tidak bisa menerima darah dan oksigen yang dibutuhkan dari jantung. Hal ini menyebabkan sinyal yang berasal dari saraf sensoris akan terisolasi. Dengan demikian anggota tubuh akan mengalami mati rasa.
Jika hal ini bertambah parah, maka kamu perlu waspada dengan beberapa penyakit lainnya. Seperti dikutip dari sumber Halodoc, sebagai berikut:

   Penyakit sistemik. Kesemutan yang terjadi jika dibiarkan dan berlanjut dengan waktu yang cukup lama memiliki indikasi sebagai tanda penyakit sistemik. Yaitu penyakit yang memengaruhi kondisi tubuh. Kesemutan yang terjadi akibat penyakit ini berlangsung dalam waktu yang cukup panjang dan bersifat kronis. Beberapa penyakit di antaranya: hipotiroid, tumor saraf, gangguan ginjal, penyakit hati serta penyakit lainnya.
     Keracunan. Kesemutan di kaki bisa menjadi tanda ada tumpukan racun di dalam tubuh kita. Banyak hal yang dapat menjadi penyebab keracunan dalam tubuh. Dimulai dari keracunan yang disebabkan berbagai bahan kimia atau bahkan paparan zat tertentu. Selain itu, kesemutan dapat terjadi karena seringnya mengonsumsi obat yang memiliki efek yang buruk atau dengan dosis yang cukup tinggi.
  Diabetes. Merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh kesemutan. Karena kaki kesehatan memang sering dikaitkan sebagai gejala awal dari penyakit diabetes. Pengidap penyakit ini akan mengalami mati rasa diikuti kesemutan yang sering terjadi di kedua kaki kemudian naik ke lengan.

Nah, itulah penyebab serta paparan mengenai kesemutan yang harus kita waspadai. Meski ringan dan umum, tapi tidak menutup kemungkinan akan menyebabkan penyakit yang cukup serius. Jaga selalu kesehatan dan konsultasi kepada dokter bila perlu.